Jakarta, Juli 2025 – Produktivitas Usaha Mikro di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan usaha kecil dan menengah. Situasi ini menjadikan sektor usaha mikro rentan dan sulit bertahan, apalagi berkembang. Berdasarkan data terkini, komposisi UMKM didominasi oleh usaha mikro sebesar 98,7%, namun sangat sedikit yang berhasil naik kelas.
Menjawab persoalan ini, Hendratmoko dari Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie melakukan studi kuantitatif yang meneliti faktor-faktor yang memengaruhi kinerja UMKM, khususnya yang dibina oleh Yayasan Rumah Insan 37. Penelitian dilakukan terhadap 86 UMKM yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia, menggunakan metode purposive random sampling.
Temuan Utama:
- Karakteristik Individu Berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Kinerja
Faktor seperti motivasi, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan pemilik usaha terbukti mendorong peningkatan kinerja UMKM. - Faktor Eksternal Berpengaruh Negatif terhadap Kinerja
Justru dukungan dari lingkungan eksternal seperti regulasi, iklim bisnis, dan akses pembiayaan masih dirasakan belum optimal, dan cenderung menjadi hambatan bagi pertumbuhan UMKM. - Kinerja UMKM Masih Terhambat untuk Naik Kelas
Meskipun jumlahnya dominan, usaha mikro belum menunjukkan lompatan signifikan ke level kecil atau menengah karena minimnya intervensi berbasis karakteristik internal pelaku usaha.
Rekomendasi Penelitian:
- Peningkatan kapasitas individu pelaku UMKM melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan personal.
- Reformasi kebijakan eksternal yang menyentuh langsung kebutuhan praktis UMKM, bukan hanya administratif.
- Pemanfaatan data mikro berbasis komunitas binaan agar intervensi lebih tepat sasaran.
Kesimpulan:
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja UMKM lebih banyak ditentukan oleh kekuatan dari dalam diri pelaku usaha itu sendiri, sementara intervensi eksternal belum sepenuhnya mendukung secara efektif. Untuk meningkatkan produktivitas dan mendorong usaha mikro naik kelas, pendekatan berbasis penguatan karakter individu menjadi sangat penting.
👉 Untuk membaca artikel ilmiah lengkapnya, silakan kunjungi:
https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/jobs/article/view/1782/932



